Pages

Ads 468x60px

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Blogger templates

Tampilkan postingan dengan label Matematika Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Mei 2014

Latihan Soal BUNGA & ANUITAS


1.       Jika Anda memiliki uang Rp 10 juta, pilihan manakah yang lebih menguntungkan selama 2 tahun mendatang ?
a.        Mendepositokan di bank dengan bunga tunggal 18% per tahun
b.       Mendepositokan di bank dengan bunga majemuk 4% per triwulan
c.        Mendepositokan di bank dengan bunga kontinyu (roll on) 1,5% per bulan

2.       Jika sejumlah uang didepositokan di bank yang memberikan bungan majemuk 4% per triwulan dan setelah 2 tahun menjadi Rp 2.737.138,1, maka berapakah jumlah uang tersebut ?

3.       Joko meminjam yang Rp 10 juta dengan perjanjian akan mengembalikan langsung sejumlah Rp 15 juta  setelah 10 bulan. Berapa tingkat bunga per bulan yang dibebankan terhadap pinjaman tersebut

4.       Wulan menyimpan uang Rp 1 juta di bank yang memberikan bunga majemuk 2% per bulan. Setelah berapa tahun uang tersebut akan menjadi Rp 2.587.070,4 ?

5.       Tiap triwulan Solihin menabung Rp 225.00,- di bank yang memberikan bunga majemuk 15% per tahun. Berapa besar tabungan tersebut setelah 6 tahun ?

6.       Untuk biaya sekolah anaknya, seorang ayah membutuhkan uang Rp 7,2 juta dalam 5 tahun mendatang. Berapa ia harus menabung tiap bulan jika bank memberikan bunga majemuk 1,3% per bulan ?

7.       Seorang pengusaha kecil memperoleh kredit dari bank dengan bunga mejemuk 15% per tahun. Tiap bulan ia harus membayar angsuran Rp 242.433,24 selama 2 tahun. Berapa besarnya kredit yang diterima ?

8.       Doel bermaksud membeli sepeda motor dari sebuah dealer motor seharga tunai Rp 9 juta dengan cara kredit.  Ia harus membayar uang muka 10% dari harga tunai dan sisanya diangsur. Untuk pembayaran angsuran ia dihadapkan pada dua pilihan :
a.        Meminjam di bank dengan bunga majemuk 21% per tahun selama 3 tahun kemudian membayar lunas ke dealer tersebut.
b.       Mengangsur langsung ke dealer dengan bunga flat 12,5% per tahun selama 3 tahun.
Cara manakah yang memberikan angsuran per bulan lebih ringan ?
c.        Berapa saldo hutang setelah mengangsur 2 tahun ?

9.       Yeti memperoleh pinjaman Rp 5 juta dengan masa pelunasan 6 kali pembayaran dengan dibebani bunga majemuk. Jika diketahui angsuran hutang pokok ke 2 sebesar Rp 624.870 dan ke 4 sebesar 870.069, maka hitung :
a.        Tingkat bunga                                       c.  Angsuran hutang pokok ke 3
b.       Besarnya angsuran (anuitas)                    d.  Sisa hutang setelah angsuran ke 5

10.    Iwan memperoleh kredit sebesar 6 juta dari bank dengan bunga majemuk 20% per tahun. Ia harus melunasi kredit tersebut secara anuitas Rp 400.000 per triwulan. Dalam berapa kali kredit tersebut dapat dilunasi dan berapa jumlah angsuran terakhir ?

11.    Sephia membeli rumah dengan cara kredit. Sesuai perjanjian, ia harus membayar uang muka Rp 25 juta dan sisanya diangsur secara anuitas per bulan sebesar Rp 2.705.335,98 sistem bunga majemuk. Jika diketahui angsuran hutang pokok ke 5 dan ke 10 masing-masing Rp 1.023.985,50 dan Rp 1.116.775,55, maka hitung :
a.        Tingkat bunga per bulan                        d. Saldo hutang setelah angsuran ke 20
b.       Harga tunai rumah                     e.  Lama pelunasan hutang
c.        Angsuran hutang pokok ke 15

12.    Indonesia memperoleh pinjaman $ 100 juta dari IMF dengan grace period 5 tahun. Pinjaman tersebut harus dilunasi selama 10 tahun dengan bunga majemuk 12,5% per tahun. Berapa besarnya angsuran per tahun ?


13.  Pada bulan Januari 2003 seorang pengusaha kecil memperoleh kredit dengan bunga majemuk 18% per tahun. Karena suatu kondisi, ia diperbolehkan membayar angsuran mulai Juli 2003 – Desember 2004 dengan angsuran per bulan Rp 300.000. Berapa besarnya kredit yang ia terima ?

Latihan Soal By : Deni Kusumawardhani

Minggu, 04 Mei 2014

Soal-soal Aplikasi Fungsi dalam Ilmu Ekonomi


1.     Fungsi penawaran terhadap barang Q adalah S: P = 3Q + 50. keseimbangan terjadi pada tingkat harga Rp 200,-. Setelah pemerintah mengeluarkan pajak satuan Rp 50,- per unit, keseimbangan baru tejadi pada tingkat kuantitas 40 unit.
a.   Tentukan fungsi permintaan (asumsi linier).
b.   Pada tingkat harga berapakah terjadi excess demand sebesar 50 unit.
c.    Berapa persen beban pajak yang ditanggung oleh produsen.

(UTS GASAL ’02/’03)

2.     Fungsi permintaan barang Q adalah D: P = -2Q + 250. Market equilibrium terjadi pada harga Rp 160,-. Ketika harga Rp 170,- jumlah barang yang ditawarkan produsen sebanyak 50 unit.
a.   Tentukan fungsi penawaran (linier).
b.   Pada tingkat harga berapakah terjadi excess demand sebanyak 30 unit.
c.    Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar 20 per unit, maka berapakah besarnya subsidi yang diberikan, dan berapa persen yang dinikmati oleh konsumen.

(UTS GASAL ‘03/’04)

3. Diketahui fungsi demand : Q = 125-0.5P dan fungsi supply : P = 50+3Q.Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 10,- setiap unit yang terjual,maka tentukan:
 a. berapa besarnya rupiah yang diberikan pemerintah kepada  masyarakat
 b. Berapa prosentase subsidi yang diterima oleh konsumen dan produsen

(UTS GASAL ‘04/’05)

4. Jika harga barang X di pasar adalah Rp 25.000,- maka jumlah barang X yang diminta sebanyak 3.000 unit dan terjadi excess supply sebesar 7.000 unit. Sebaliknya excess demand sebesar 3.500 unit akan terjadi apabila harga barang X sebesar Rp 10.000,- dan jumlah barang X yang diminta sebanyak 6.000 unit. Dari keterangan tersebut di atas, maka tentukan:
a.   Fungsi Demand dan Supply.
b.   Harga dan kuantitas keseimbangan.
c.    Jika harga barang X di pasar tersebut Rp 12.000,- maka excess apa yang akan terjadi dan berapa besar dari excess tersebut.
d.   Jika terjadi excess supply sebesar 700 unit, maka berapa harga barang X dan jumlah barang yang dminta serta yang ditawarakan.

(UTS GASAL ‘05/’06)

5.    Jika diketahui harga dan kuantitas keseimbangan barang Y sebelum dibebani pajak Py = Rp 15.000,- dan Qy = 5.000 unit. Apakah kemudian pemerintah membebani pajak pada setiap barang Y yang terjual (diminta) sebesar Rp 3.500,- maka harga barang Y menjadi Py’ = Rp 17.500,- dan jumlah barang yang terjual (diminta) Qy’ = 4.500 unit. Berdasarkan keterangan tersebut, tentukan:
a.    Fungsi Demand dan Supply sebelum kena pajak, serta fungsi Supply setelah kena pajak.
b.    Prosentase pajak yang ditanggung oleh konsumen dan produsen.
c.     Besarnya pajak yang diterima oleh pemerintah.

(UTS GASAL ‘05/’06)

6.    Permintaan dan penawaran terhadap barang Q sebagai berikut : Ketika harga sebesar $ 60 jumlah barang yang diminta konsumen sebesar 60 unit dan tidak ada barang yang ditawarkan oleh produsen.Jika harga naik menjadi $ 90, jumlah barang yang diminta oleh konsumen berkurang 15 unit dan jumlah barang yang ditawarkan produsen sebesar 10 unit
   a .Tentukan fungsi permintaan dan penawaran (linier)
   b.Tentukan keseimbangan pasar
   c.pada tingakt harga berapakah terjadi excess demand sebesar 10 unit

(UTS GASAL ‘05/’06)

7.  Fungsi permintaan dan penawaran barang Q adalah D: Q = -P+270 dan S : P = 2Q+60.Jika pemerintah mengenakan pajak satuan $10 per unit barang Q,maka berapa persen beban pajak yang ditanggung oleh konsumen
(UTS GASAL ‘05/’06)

8.    Jika diketahui fungsi permintaan dan penawaran terhadap suatu jenis barang adalah: D: Q = -P + 270 dan S: P = 2Q + 60, ditanyakan:
a.    Market equilibrium yang dicapai.
b.    Kalau harga barang ini turun menjadi 54 satuan rupiah apa yang terjadi.
c.     Hitung P agar dicapai excess supply sebanyak 30 unit.

(Matematika,Hussain B. & Djoko M.)

9.     Jika diketahui fungsi penawaran terhadap suatu jenis barang S: P = 0,5Q +300. Jika market equilibrium terjadi pada price P = Rp 500,- dan kalau harga menjadi Rp 450,- akan terjadi excess demand sebanyak 200 unit dan kalau fungsi demand adalh linier, maka:
a.    Dapatkan fungsi demand.
b.    Kalau harga naik Rp 100,- dibandingkan price equilibriium maka hitung excess yang terjadi.
c.     Kalau terhadap barang ini pemerintah membani pajak 10% per unit barang, maka dapatkan ME yang baru dan berapa persen beban pajak yang ditanggung konsumen.

(Matematika, Hussain B. & Djoko M.)

10. Diketahui fungsi D: 2P + 11Q = 270 dan S: P = 0,2Q + 60 maka ditanyakan:
a.    Market equilibrium yang dicapai, kalau diketahui pula bahwa satuan kuantitas barang adalah kelipatan ribuan dan satuan harga adalah kelipatan seratus rupiah.
b.    Kalau terhadap barang ini pemerintah membani pajak 25% per satuan harga barang, maka dapatkan equilibrium baru.
c.     Gambarkan kurva permintaan dan kurva penawaran sebelum dan sesudah dibebani pajak dan tunjukkan dari beban ini bagian mana yang merupakan beban konsumen.

(Matematika, Hussain B. & Djoko M.)

11. Market equilibrium terjadi pada tingkat harga 12,5.Ketika harga 15,tidak ada barang yang dibeli oleh konsumen.Diketahui fungsi penawaran S :  P = 1,5 Q+5.Keseimbangan pasar setelah pemerintah mengenakan pajak t satuan terjadi pada kuantitas 4 unit.
   a. Tentukan besarnya pajak satuan
   b. Berapa persen beban pajak yang ditanggung oleh konsumen dan produsen
12. Fungsi Penawaran barang Q adalah S : P=2Q+70.Keseimbangan pasar terjadi pada harga 160.Jika harga naik menjadi 250,maka tidak ada barang yang dibeli oleh konmumen.
a. Tentukan fungsi permintaan (linier)
b. Pada tingkat harga 200,tentukan besarnya excess demand/excess supply yang terjadi
c. Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar 20 per unit,maka hitung besarnya subsidi tersebut,dan  berapa persen yang dinikmati oleh konsumen.

Sabtu, 03 Mei 2014

SOAL-SOAL HIMPUNAN Matematika Ekonomi 1


1)     Misalkan U ={1,2,.....,8,9}, A = {1,2,3,4}, B = {2,4,6,8} dan C = {3,4,5,6}. Tentukan anggota himpunannya dan gambar diagram Ven-nya!
    1.  Ac
    2.  Ac - B c

2)     Jika,    Himpunan A = {bilangan cacah antara 1 dan 19 yang habis dibagi 3}
Himpunan B = {bilangan cacah antara 1 dan 19 yang habis dibagi 2}
Maka tentukan anggota himpunannya dan gambar diagram Ven-nya!
a.     
b.       A B =

3)     Banyak himpunan bagian dari A, jika A = {x / (x-2) (x+1) = 0, xB}adalah ?

4)     Jika     P = {peserta kuliah MATEK 1)
Q = {peserta kuliah MATEK 1 yang berasal dari Surabaya}
R = {peserta kuliah MATEK 1 yang dari Jurusan IPS}
S = {peserta kuliah MATEK 1 yang dari Jurusan IPA}
Gambar Diagram Ven-nya dan tentukan peserta kuliah MATEK 1 yang dari berasal dari Surabaya dan dari jurusan IPS dalam Diagram Ven ! Nyatakan notasi matematisnya

5)     Suatu survei terhadap 100 mahasiswa baru di UNAIR menemukan bahwa 60 orang mengambil IPA ketika UMPTN, 25 orang mengambil IPS dan ternyata ada 30 orang yang masuk melalui non UMPTN. Maka jumlah mahasiswa yang mengambil IPC ketika UMPTN ialah?

6)     Suatu survei terhadap 50 orang lulusan SP angkatan 2000 menemukan bahwa 40 % nya sudah bekerja, sedangkan 16% nya sudah lulus dan sudah bekerja maka berapa % kah jumlah mahasiswa Sarjana Pengangguran (SP?) yang ditemukan dalam survei tersebut?

7)     Jika A menyatakan himpunan mahasiswa SP 2005 yang lulus MATEK1 dan B menyatakan himpunan mahasiswa SP 2005 yang lulus PTE MIKRO, sedangkan syarat untuk mengambil mata kuliah TE MIKRO1 adalah lulus MATEK1 dan PTE MIKRO. Jika x adalah jumlah mahasiswa SP 2005 yang tidak dapat mengambil mata kuliah TE MIKRO1, maka nyatakan x dalam bentuk notasi!

8)     Jika pada soal diatas jumlah himpunan A adalah 120, sedangkan jumlah himpunan  B adalah 130, maka berapa jumlah mahasiswa SP 2005 yang tidak dapat mengambil mata kuliah TE MIKRO1 jika mahasiswa SP 2005 berjumlah 170?

9)     Untuk mengambil mata kuliah ekonometri seorang mahasiswa harus lulus mata kuliah PTE, MATEK1 dan STATISTIK. Carilah jumlah mahasiswa SP 2005 yang dapat mengikuti mata kuliah ekonometri jika diketahui bahwa mahasiswa SP 2005 berjumlah 170 orang dan 135 lulus PTE dan 105 lulus STATISTIK dan 125 lulus MATEK. Sedangkan yang lulus PTE dan STATISTIK berjumlah 80 orang dan yang lulus MATEK1 dan STATISTIK sebanyak 70 dan yang lulus PTE dan MATEK1 sebanyak 95 orang?

10) Diketahui n(A) = 29, n(B)= 52, dan n(c) = 34 maka hitunglah batas maksimal dan minimal dari :

a.     
b.     
c.     

Kamis, 01 Mei 2014

Soal-soal Aplikasi Fungsi dalam Ilmu Ekonomi


1.     Fungsi penawaran terhadap barang Q adalah S: P = 3Q + 50. keseimbangan terjadi pada tingkat harga Rp 200,-. Setelah pemerintah mengeluarkan pajak satuan Rp 50,- per unit, keseimbangan baru tejadi pada tingkat kuantitas 40 unit.
a.   Tentukan fungsi permintaan (asumsi linier).
b.   Pada tingkat harga berapakah terjadi excess demand sebesar 50 unit.
c.    Berapa persen beban pajak yang ditanggung oleh produsen.

(UTS GASAL ’02/’03)

2.     Fungsi permintaan barang Q adalah D: P = -2Q + 250. Market equilibrium terjadi pada harga Rp 160,-. Ketika harga Rp 170,- jumlah barang yang ditawarkan produsen sebanyak 50 unit.
a.   Tentukan fungsi penawaran (linier).
b.   Pada tingkat harga berapakah terjadi excess demand sebanyak 30 unit.
c.    Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar 20 per unit, maka berapakah besarnya subsidi yang diberikan, dan berapa persen yang dinikmati oleh konsumen.

(UTS GASAL ‘03/’04)

3. Diketahui fungsi demand : Q = 125-0.5P dan fungsi supply : P = 50+3Q.Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 10,- setiap unit yang terjual,maka tentukan:
 a. berapa besarnya rupiah yang diberikan pemerintah kepada  masyarakat
 b. Berapa prosentase subsidi yang diterima oleh konsumen dan produsen

(UTS GASAL ‘04/’05)

4. Jika harga barang X di pasar adalah Rp 25.000,- maka jumlah barang X yang diminta sebanyak 3.000 unit dan terjadi excess supply sebesar 7.000 unit. Sebaliknya excess demand sebesar 3.500 unit akan terjadi apabila harga barang X sebesar Rp 10.000,- dan jumlah barang X yang diminta sebanyak 6.000 unit. Dari keterangan tersebut di atas, maka tentukan:
a.   Fungsi Demand dan Supply.
b.   Harga dan kuantitas keseimbangan.
c.    Jika harga barang X di pasar tersebut Rp 12.000,- maka excess apa yang akan terjadi dan berapa besar dari excess tersebut.
d.   Jika terjadi excess supply sebesar 700 unit, maka berapa harga barang X dan jumlah barang yang dminta serta yang ditawarakan.

(UTS GASAL ‘05/’06)

5.    Jika diketahui harga dan kuantitas keseimbangan barang Y sebelum dibebani pajak Py = Rp 15.000,- dan Qy = 5.000 unit. Apakah kemudian pemerintah membebani pajak pada setiap barang Y yang terjual (diminta) sebesar Rp 3.500,- maka harga barang Y menjadi Py’ = Rp 17.500,- dan jumlah barang yang terjual (diminta) Qy’ = 4.500 unit. Berdasarkan keterangan tersebut, tentukan:
a.    Fungsi Demand dan Supply sebelum kena pajak, serta fungsi Supply setelah kena pajak.
b.    Prosentase pajak yang ditanggung oleh konsumen dan produsen.
c.     Besarnya pajak yang diterima oleh pemerintah.

(UTS GASAL ‘05/’06)

6.    Permintaan dan penawaran terhadap barang Q sebagai berikut : Ketika harga sebesar $ 60 jumlah barang yang diminta konsumen sebesar 60 unit dan tidak ada barang yang ditawarkan oleh produsen.Jika harga naik menjadi $ 90, jumlah barang yang diminta oleh konsumen berkurang 15 unit dan jumlah barang yang ditawarkan produsen sebesar 10 unit
   a .Tentukan fungsi permintaan dan penawaran (linier)
   b.Tentukan keseimbangan pasar
   c.pada tingakt harga berapakah terjadi excess demand sebesar 10 unit

(UTS GASAL ‘05/’06)

7.  Fungsi permintaan dan penawaran barang Q adalah D: Q = -P+270 dan S : P = 2Q+60.Jika pemerintah mengenakan pajak satuan $10 per unit barang Q,maka berapa persen beban pajak yang ditanggung oleh konsumen
(UTS GASAL ‘05/’06)

8.    Jika diketahui fungsi permintaan dan penawaran terhadap suatu jenis barang adalah: D: Q = -P + 270 dan S: P = 2Q + 60, ditanyakan:
a.    Market equilibrium yang dicapai.
b.    Kalau harga barang ini turun menjadi 54 satuan rupiah apa yang terjadi.
c.     Hitung P agar dicapai excess supply sebanyak 30 unit.

(Matematika,Hussain B. & Djoko M.)

9.     Jika diketahui fungsi penawaran terhadap suatu jenis barang S: P = 0,5Q +300. Jika market equilibrium terjadi pada price P = Rp 500,- dan kalau harga menjadi Rp 450,- akan terjadi excess demand sebanyak 200 unit dan kalau fungsi demand adalh linier, maka:
a.    Dapatkan fungsi demand.
b.    Kalau harga naik Rp 100,- dibandingkan price equilibriium maka hitung excess yang terjadi.
c.     Kalau terhadap barang ini pemerintah membani pajak 10% per unit barang, maka dapatkan ME yang baru dan berapa persen beban pajak yang ditanggung konsumen.

(Matematika, Hussain B. & Djoko M.)

10. Diketahui fungsi D: 2P + 11Q = 270 dan S: P = 0,2Q + 60 maka ditanyakan:
a.    Market equilibrium yang dicapai, kalau diketahui pula bahwa satuan kuantitas barang adalah kelipatan ribuan dan satuan harga adalah kelipatan seratus rupiah.
b.    Kalau terhadap barang ini pemerintah membani pajak 25% per satuan harga barang, maka dapatkan equilibrium baru.
c.     Gambarkan kurva permintaan dan kurva penawaran sebelum dan sesudah dibebani pajak dan tunjukkan dari beban ini bagian mana yang merupakan beban konsumen.

(Matematika, Hussain B. & Djoko M.)

11. Market equilibrium terjadi pada tingkat harga 12,5.Ketika harga 15,tidak ada barang yang dibeli oleh konsumen.Diketahui fungsi penawaran S :  P = 1,5 Q+5.Keseimbangan pasar setelah pemerintah mengenakan pajak t satuan terjadi pada kuantitas 4 unit.
   a. Tentukan besarnya pajak satuan
   b. Berapa persen beban pajak yang ditanggung oleh konsumen dan produsen
12. Fungsi Penawaran barang Q adalah S : P=2Q+70.Keseimbangan pasar terjadi pada harga 160.Jika harga naik menjadi 250,maka tidak ada barang yang dibeli oleh konmumen.
a. Tentukan fungsi permintaan (linier)
b. Pada tingkat harga 200,tentukan besarnya excess demand/excess supply yang terjadi
c. Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar 20 per unit,maka hitung besarnya subsidi tersebut,dan  berapa persen yang dinikmati oleh konsumen.

Rabu, 30 April 2014

Latihan : Bunga dan Anuitas

BUNGA & ANUITAS

1.      Jika Anda memiliki uang Rp 10 juta, pilihan manakah yang lebih menguntungkan selama 2 tahun mendatang ?
a.       Mendepositokan di bank dengan bunga tunggal 18% per tahun
b.      Mendepositokan di bank dengan bunga majemuk 4% per triwulan
c.       Mendepositokan di bank dengan bunga kontinyu (roll on) 1,5% per bulan

2.      Jika sejumlah uang didepositokan di bank yang memberikan bungan majemuk 4% per triwulan dan setelah 2 tahun menjadi Rp 2.737.138,1, maka berapakah jumlah uang tersebut ?

3.      Joko meminjam yang Rp 10 juta dengan perjanjian akan mengembalikan langsung sejumlah Rp 15 juta  setelah 10 bulan. Berapa tingkat bunga per bulan yang dibebankan terhadap pinjaman tersebut

4.      Wulan menyimpan uang Rp 1 juta di bank yang memberikan bunga majemuk 2% per bulan. Setelah berapa tahun uang tersebut akan menjadi Rp 2.587.070,4 ?

Tiap triwulan Solihin menabung Rp 225.000,- di bank yang memberikan bunga majemuk 15% per tahun. Berapa besar tabungan tersebut setelah 6 tahun ?

5.      Untuk biaya sekolah anaknya, seorang ayah membutuhkan uang Rp 7,2 juta dalam 5 tahun mendatang. Berapa ia harus menabung tiap bulan jika bank memberikan bunga majemuk 1,3% per bulan ?

6.      Seorang pengusaha kecil memperoleh kredit dari bank dengan bunga mejemuk 15% per tahun. Tiap bulan ia harus membayar angsuran Rp 242.433,24 selama 2 tahun. Berapa besarnya kredit yang diterima ?

7.      Doel bermaksud membeli sepeda motor dari sebuah dealer motor seharga tunai Rp 9 juta dengan cara kredit.  Ia harus membayar uang muka 10% dari harga tunai dan sisanya diangsur. Untuk pembayaran angsuran ia dihadapkan pada dua pilihan :
a.       Meminjam di bank dengan bunga majemuk 21% per tahun selama 3 tahun kemudian membayar lunas ke dealer tersebut.
b.      Mengangsur langsung ke dealer dengan bunga flat 12,5% per tahun selama 3 tahun.
Cara manakah yang memberikan angsuran per bulan lebih ringan ?
c.       Berapa saldo hutang setelah mengangsur 2 tahun ?

8.      Yeti memperoleh pinjaman Rp 5 juta dengan masa pelunasan 6 kali pembayaran dengan dibebani bunga majemuk. Jika diketahui angsuran hutang pokok ke 2 sebesar Rp 624.870 dan ke 4 sebesar 870.069, maka hitung :
a.       Tingkat bunga                                     c.  Angsuran hutang pokok ke 3
b.      Besarnya angsuran (anuitas)               d.  Sisa hutang setelah angsuran ke 5

9.      Iwan memperoleh kredit sebesar 6 juta dari bank dengan bunga majemuk 20% per tahun. Ia harus melunasi kredit tersebut secara anuitas Rp 400.000 per triwulan. Dalam berapa kali kredit tersebut dapat dilunasi dan berapa jumlah angsuran terakhir ?

10.  Sephia membeli rumah dengan cara kredit. Sesuai perjanjian, ia harus membayar uang muka Rp 25 juta dan sisanya diangsur secara anuitas per bulan sebesar Rp 2.705.335,98 sistem bunga majemuk. Jika diketahui angsuran hutang pokok ke 5 dan ke 10 masing-masing Rp 1.023.985,50 dan Rp 1.116.775,55, maka hitung :
a.       Tingkat bunga per bulan                     d. Saldo hutang setelah angsuran ke 20
b.      Harga tunai rumah                              e.  Lama pelunasan hutang
c.       Angsuran hutang pokok ke 15

11.  Indonesia memperoleh pinjaman $ 100 juta dari IMF dengan grace period 5 tahun. Pinjaman tersebut harus dilunasi selama 10 tahun dengan bunga majemuk 12,5% per tahun. Berapa besarnya angsuran per tahun ?


12.  Pada bulan Januari 2003 seorang pengusaha kecil memperoleh kredit dengan bunga majemuk 18% per tahun. Karena suatu kondisi, ia diperbolehkan membayar angsuran mulai Juli 2003 – Desember 2004 dengan angsuran per bulan Rp 300.000. Berapa besarnya kredit yang ia terima ? 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...